Gelar Insinyur, Program Profesi, dan Kode Etiknya

Insinyur sejatinya adalah salah satu gelar profesi, seperti halnya yang dokter, arsitek, apoteker, advokat, akuntan dan sebagainya. Kata Insinyur ini merupakan kata serapan dari Bahasa Belanda ingenieur, sehingga disingkat Ir. Mungkin yang paling terkenal dengan penggunaan atribut gelar ini adalah Ir. Soekarno, dimana beliau bersekolah di de Techniche Hoogeschool te Bandung, atau dikenal saat ini bernama Institut Teknologi Bandung.

Ir. Soekarno ketika menyampaikan pidato di ITB (Sumber Antara).

Gelar insinyur merupakan gelar akademis yang lazim diberikan kepada Sarjana Teknik dan Pertanian, sampai dengan dikeluarkannya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 036/U/1993 Tanggal 9 Februari 1993, tentang Gelar dan Sebutan Lulusan Perguruan Tinggi. Sejak surat keputusan Menteri ini pun, gelar Insinyur tidak lagi diberikan untuk lulusan Sarjana.

Dengan otomatis, seseorang yang lulus setelah surat keputusan tersebut keluar, tidak berhak untuk mencantumkan gelar insinyur di depan namanya. Adapun gelarnya merujuk pada Lampiran I diatas.

Kembalinya Gelar Insinyur

Semenjak tahun “dihapusnya gelar insinyur”, muncul berbagai diskusi dan wacana untuk kembali memunculkan dan menggunakan gelar profesi insinyur.

Continue reading “Gelar Insinyur, Program Profesi, dan Kode Etiknya”