Building Information Modeling, Apa gunanya untuk Proyek

Tahapan desain merupakan salah satu tahapan krusial dimana, design, waktu dan cost dapat dioptimalisasi. Salah satu cara untuk mengoptimalisasi proyek adalah dengan penggunaan teknologi design yang tepat. Salah satu teknologi desain yang saat ini populer digunakan oleh proyek-proyek besar yaitu Building Information Modeling.

Pada tulisan kali ini, saya hendak membahas tentang apa itu Building Information Modeling, keunggulannya, kegunaannya untuk proyek, serta pilihan software-nya apa saja.

Continue reading “Building Information Modeling, Apa gunanya untuk Proyek”

Vehicle Swept Path Analysis

Perencanaan suatu proyek perlu dilakukan secara kompresensif dari mulai letak fungsional tiap fasilitas, faktor keamanan, hingga faktor pertimbangan sirkulasi kendaraan. Untuk kendaraan-kendaraan besar seperti truk kontainer, trailer, mobile crane bahkan pesawat, perencanaan matang mengenai jalur dan lintasan sangat penting. Hal ini disebabkan adanya kriteria tertentu yang harus dipenuhi dipenuhi untuk kendaraan tersebut dapat melewati jalan tersebut.

Kadang kita sadari kemudian bahwa suatu jalan atau jalur ternyata tidak sesuai dilewati beberapa kendaraan tertentu. Jika pun itu dilewati, itu mengakibatkan kecelakaan atau fungsinya tidak optimal.

Saya pernah mempunyai pengalaman mereview tata letak pabrik dengan rute jalan yang akan dibangun. Ketika dilakukan swept path analysis, ternyata radius belok (turning radius) kendaraannya tidak mencukupi karena ada fasilitas yang dibangun. Akhirnya dengan hasil analysis ini, tata letak harus direvisi dengan beberapa perubahan di arrangement fasilitasnya.

Continue reading “Vehicle Swept Path Analysis”

Lesson Learned, Apa dan Bagaimana Cara Membuatnya

Experience is the best teacher, and the worst experiences teach the best lessons

Peribahasa diatas menekankan pentingnya pengalaman. Dapat dikatakan bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik, baik itu pengalaman baik maupun yang buruk. Ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari pengalaman, dan dari pengalaman itu dapat kita belajar.

Meskipun setiap proyek itu bersifat unik, tetapi bukan menjadi alasan untuk melakukan kesalahan yang sama dilakukan secara berulang kali. Proses continuous improvement proyek dapat dilakukan dengan cara belajar dari pengalaman; Baik itu pengalaman yang dialami secara langsung ataupun didapatkan dari pengalaman orang lain.

Continue reading “Lesson Learned, Apa dan Bagaimana Cara Membuatnya”

FIDIC, Dispute Contract dan Urutan Prioritas Dokumen

Perjanjian kerja biasanya ditandatangani oleh banyak perwakilan dari pihak pemberi kerja (employer) dan penerima kerja (contractor). Beberapa dokumen biasanya pun menjadi lampiran atau kelengkapan dari dokumen kontrak itu.

Seiring berjalannya waktu pekerjaan, kadang muncul perbedaan pendapat dalam menafsirkan pasal, atau klausul yang ada di kontrak. Tak hanya itu, seringkali ditemukan ketidaksesuaian antara dokumen yang ada di kontrak dan lampirannya. Perdebatan pun kadang memburuk, apalagi jika hal tersebut berhubungan dengan klaim biaya, atau denda.

Pada tulisan kali ini, penulis hendak membahas prioritas dokumen dengan merujuk ke FIDIC, penyebab munculnya dispute, serta beberapa saran untuk employer dan contractor.

Continue reading “FIDIC, Dispute Contract dan Urutan Prioritas Dokumen”

Apa bedanya Project, Program, dan Portfolio ?

Project-Management-service

Bagi orang-orang yang bekerja di bidang proyek, tentulah tidak asing dengan definisi proyek itu apa. Jika kita merujuk kepada Project Management Body of Knowledge (PMBOK) Edisi 6, 2017, project didefinisikan sebagai berikut:

“A project is a temporary endeavor undertaken to create a unique product, service, or result.”

Terdapat kata “endeavor” /ɪnˈdɛvə/ yang mungkin jarang kita dengar.  Jika kita merujuk pada kamus Oxford, endeavor memiliki pengertian sebagai berikut :

  1. Verb : Try hard to do or achieve something
  2. Noun : An attempt to achieve a goal.

Secara awam saya mengertikan proyek (project) sebagai adalah sebuah usaha yang dilakukan dalam kurun waktu sementara untuk menciptakan sebuah produk, jasa, ataupun hasil yang unik.

Mengapa disebut usaha? karena dalam pelaksanaannya mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai maksudnya.

Continue reading “Apa bedanya Project, Program, dan Portfolio ?”