Superimpose Drawing

Apa itu Superimpose Drawing dan apa manfaatnya ?

Pada saat melakukan review design, terkadang ada kebutuhan untuk melakukan koordinasi antar disiplin. Misalnya gambar Architecture Civil Structure (ACS) dengan gambar Mechanical Electrical & Plumbing (MEP).

Untuk design yang sederhana, mungkin hal ini tidak menjadi kendala dan superimpose ini tidak diperlukan, akan terapi untuk design yang kompleks, dimana ada banyak layer atau plan, koordinasi design antar disiplin pun menjadi lebih kompleks.

Salah satu teknik atau istilah yang sering disebut adalah “superimpose drawing“.

Apa itu Superimpose Drawing?

Continue reading “Apa itu Superimpose Drawing dan apa manfaatnya ?”

Site Instruction atau Engineer Instruction di Proyek Konstruksi

Ada beragam bentuk komunikasi yang dapat dilakukan di site. Terkadang dengan ritme proyek yang cepat, instruksi-instruksi yang diberikan dari pihak Engineer atau Client tidak tercatat atau terdokumentasikan dengan baik. Salah bentuk format komunikasi untuk mendokumentasikan instruksi-instruksi ini dikenal dengan istilah Site Instruction (SI) atau Engineer Instruction (EI).

Apakah SI atau EI ?

SI atau EI merupakan bentuk komunikasi formal dari pihak Engineer (Konsultan) kepada kontraktor yang berisi instruksi mengenai sesuatu hal terkait teknis pekerjaan.

Continue reading “Site Instruction atau Engineer Instruction di Proyek Konstruksi”

Building Information Modeling, Apa gunanya untuk Proyek

Tahapan desain merupakan salah satu tahapan krusial dimana, design, waktu dan cost dapat dioptimalisasi. Salah satu cara untuk mengoptimalisasi proyek adalah dengan penggunaan teknologi design yang tepat. Salah satu teknologi desain yang saat ini populer digunakan oleh proyek-proyek besar yaitu Building Information Modeling.

Pada tulisan kali ini, saya hendak membahas tentang apa itu Building Information Modeling, keunggulannya, kegunaannya untuk proyek, serta pilihan software-nya apa saja.

Continue reading “Building Information Modeling, Apa gunanya untuk Proyek”

Vehicle Swept Path Analysis

Perencanaan suatu proyek perlu dilakukan secara kompresensif dari mulai letak fungsional tiap fasilitas, faktor keamanan, hingga faktor pertimbangan sirkulasi kendaraan. Untuk kendaraan-kendaraan besar seperti truk kontainer, trailer, mobile crane bahkan pesawat, perencanaan matang mengenai jalur dan lintasan sangat penting. Hal ini disebabkan adanya kriteria tertentu yang harus dipenuhi dipenuhi untuk kendaraan tersebut dapat melewati jalan tersebut.

Kadang kita sadari kemudian bahwa suatu jalan atau jalur ternyata tidak sesuai dilewati beberapa kendaraan tertentu. Jika pun itu dilewati, itu mengakibatkan kecelakaan atau fungsinya tidak optimal.

Saya pernah mempunyai pengalaman mereview tata letak pabrik dengan rute jalan yang akan dibangun. Ketika dilakukan swept path analysis, ternyata radius belok (turning radius) kendaraannya tidak mencukupi karena ada fasilitas yang dibangun. Akhirnya dengan hasil analysis ini, tata letak harus direvisi dengan beberapa perubahan di arrangement fasilitasnya.

Continue reading “Vehicle Swept Path Analysis”