Sun Tzu dan Perencanaan Proyek

Dengan perencanaan yang seksama dan terinci, Anda dapat menang; dengan perencanaan yang gegabah dan tidak terinci, Anda tak mungkin menang. Dan kekalahan akan menjadi kepastian jika anda tidak mempunyai rencana sama sekali! Dari cara perencanaan dilaksanakan sebelumnya, kita dapat meramalkan kemenangan atau kekalahan.

Kutipan kalimat di atas merupakan salah satu pernyataan dari Sun Tzu, seorang panglima perang Cina. Pernyataan-pernyataannya banyak dikaji dan diimplementasikan dalam berbagai bidang seperti bisnis dan manajemen.

Banyak sekali buku-buku yang membahas tentang seni berperangnya seorang Sun Tzu. Saya pun turut memiliki salah satunya, buku dengan judul Sun Tzu Perang & Manajemen, dengan penulis Wee Chow-Hou, Lee Khai-Sheang, Bambang Waluyo Hidayat.

Sebuah perencanaan yang matang akan sangat berpengaruh terhadap pencapaian suatu tujuan. Dalam dunia proyek, perencanaan untuk sebuah proyek biasa disebut dengan Project Execution Plan. Sebuah rencana yang menjelaskan bagaimana suatu proyek akan dilaksanakan, dari mulai tahapan perencanaan, pengadaan, konstruksi, sampai dengan penutupannya.

Project Execution Plan (PEP) biasanya akan disusun oleh seorang Project Manager khusus untuk proyek yang akan ditanganinya. PEP ini sifatnya unik, karena disusun berdasarkan proyeknya. Meskipun yang bertanggung jawab adalah seorang Project Manager, tetapi detail perencanaannya harus melibatkan jajaran tim yang terlibat, dari mulai manager engineering, manager project control, manager HSE, dan sebagainya.

Ilustrasi Prajurit Terracotta

Kembali kepada kutipan dari buku Sun Tzu.

“…. dengan perencanaan yang seksama dan terinci, Anda dapat menang; dengan perencanaan yang gegabah dan tidak terinci, Anda tak mungkin menang”.

PEP merupakan salah satu alat untuk merencanakan pengelolaan suatu proyek. Dengan membuat dan memiliki PEP yang seksama dan terinci, kita memiliki kesempatan lebih besar untuk membuat proyek yang sukses, tetapi sebaliknya jika kita tidak mempunyai rencana yang seksama dan terinci, kesempatan proyek tersebut sukses pun semakin kecil.

Pernyataan berikutnya adalah:

Dan kekalahan akan menjadi kepastian jika anda tidak mempunyai rencana sama sekali! Dari cara perencanaan dilaksanakan sebelumnya, kita dapat meramalkan kemenangan atau kekalahan.

Dengan memiliki rencana pelaksanaan proyek atau PEP, kita mempunyai kesempatan untuk sukses. Bagaimana jika tidak mempunya rencana sama sekali? Dari pernyataan seorang ahli strategi, dipastikan bahwa kekalahan atau kegagalan akan menjadi sebuah kepastian.

Kalimat tersebut mirip dengan perkataan yang sering didengar “If You Fail to Plan, You Are Planning to Fail” — Benjamin Franklin.

Sebagai seorang jenderal perang, Sun Tzu sepenuhnya sadar bahwa perencanaan menjadi faktor penentu kemenangan atau kesuksesan. Dalam dunia pengelolaan proyek, saya kira ini relevan karena dengan perencanaan yang matang dan baik, kita dapat membuat rencana, menyiapkan sumber daya, mengevaluasi risiko, dan menyiapkan rencana mitigasinya dengan baik.

Jika anda mempunyai pengalaman, tanggapan atau komentar mengenai topik tulisan ini, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih sudah membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *